Pada hari Jum’at, 18 September 2020 jam 10.00 Wita STIE Balikpapan menerima kunjungan dari Bagian P2 Humas Kanwil Dirjen Pajak Kalimantan Timur & Utara yang ditemui langsung oleh Drs. Santoso, S.H., M.H. (Ketua STIE Balikpapan).

    

 

Adapun maksud kunjungan tersebut adalah penguatan Tax Center STIEPAN melalui pelaksanaan Inklusi Pajak. Terhadap pelaksanaan Inklusi Pajak diharapkan dapat disisipkan dalam kurikulum melalui Mata Kuliah Dasar Umum (MKDU) antara lain mata kuliah : Pancasila dan Kewarganegaraan, Pendidikan Agama, Bahasa Indonesia.

Sosialisasi perpajakan kepada mahasiswa diharapkan dapat dilaksanakan melalui mata kuliah tersebut, sehingga secara dini mahasiswa dapat memahami tentang Perpajakan. Kegiatan dimaksud sebagai bentuk kontribusi perguruan tinggi dalam hal ini STIEPAN dalam rangka membangun generasi bangsa dengan menumbuhkan kesadaran pajak.    

Sabtu, 12 September 2020 jam 08.00 Wita s/d selesai STIE Balikpapan (STIEPAN) telah melaksanakan wisuda terhadap 133 wisudawan/i terdiri dari 69 orang Prodi S-1 Akuntansi dan 64 orang Prodi S-1 Manajemen, yang dibuka langsung oleh Drs. Santoso, S.H., M.H. selaku Ketua STIE Balikpapan bertempat di Novotel Hotel Balikpapan. Protokol kesehatan tetap dilaksanakan dalam pelaksanaan wisuda tersebut di mana sebelum hari H acara, telah dilaksanakan Rapid Test terhadap panitia, dosen dan karyawan serta calon wisudawan. Sehingga yang hadir di acara tersebut secara keseluruhan telah memenuhi syarat kesehatan dengan hasil negative.

 

Wisuda tersebut dihadiri oleh Walikota Balikpapan (H.M. Rizal Effendi, S.E.) dan secara daring dihadiri oleh Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah XI Kalimantan (Prof. Dr. Ir. Udiansyah, M.S.). Dalam sambutannya Ketua STIE Balikpapan berharap agar wisudawan/i dapat terus menjalin komunikasi dengan almamaternya, karena alumni merupakan bagian yang penting dari program kegiatan STIEPAN untuk berkomitmen dan bergabung dengan Ikatan Alumni STIEPAN agar dapat menciptakan mata rantai hubungan guna meningkatkan kualitas kegiatan STIEPAN. Wisudawan terbaik pada periode ini (semester genap tahun akademik 2019/2020) yaitu : Masanda Tri Norika / NPM 21662000743 / IPK 3,75; Fahrullah / NPM 21662000800 / IPK 3,74; Anita Kusuma Wardhani / NPM 21662000685 / IPK 3,73; Tony Panjayana / NPM 21662000675 / IPK 3,73; dan Nur Aini / NPM 21662000729 / IPK 3,73. Wisudawan teraktif diberikan kepada Fadillah Nur Juliani / NPM 21662000789. Selanjutnya lulusan dengan masa studi tercepat sampai dengan lulus ujian skripsi yaitu Fahrullah / NPM 21662000800 / IPK 3,74 dengan waktu 3 tahun 8 bulan 29 hari. Sedangkan wisudawan dengan usia termuda diberikan kepada Atik Novita Sari / NPM 21661002790 / IPK 3,54 dengan usia sampai saat wisuda 21 tahun 5 bulan 24 hari.

 

Walikota Balikpapan dalam sambutannya menyampaikan bahwa tidak gampang untuk meraih sukses dalam kondisi seperti ini yang dapat membanggakan diri wisudawan dan orang tuanya. Selanjutnya beliau ingin memastikan apakah protokol kesehatan sudah dijalankan dengan baik. Sebagai Sarjana Ekonomi, situasi pandemi Covid-19 yang terjadi saat ini merupakan tantangan beratbagi kita semua, kita berada di ambang resesi ekonomi yang terjadi bukan inflasi tetapi deflasi, terjadi pengangguran yang sangat besar, pertumbuhan ekonomi minus hampir di seluruh dunia termasuk di Indonesia.

 

          Sedangkan sambutan dari Kepala LLDIKTI Wilayah XI Kalimantan, mengucapkan terima kasih kepada STIE Balikpapan karena atas partisipasi Yayasan dan segenap civitas akademika sehingga Angka Partisipasi Kasar Pendidikan Tinggi di Indonesia bisa meningkat. Dapat dibayangkan jika tidak ada Perguruan Tinggi Swasta yang berperan di dalam dunia pendidikan tinggi, maka Angka Partisipasi Kasar Pendidikan Tinggi yang baru 34% tidak akan meningkat lagi. Jika dibandingkan dengan Singapura sudah 78%, Vietnam sudah 60%, Filipina sudah 56% dan hanya Malaysia yang paling dekat dengan Indonesia yaitu 38%. Kepala LLDIKTI XI juga memberikan motivasi kepada wisudawan yaitu “Carilah Uang Sebanyak-banyaknya dengan Cara yang Halal, yang Baik, yang Jujur dan Tidak Menyalahgunakan Wewenang agar Menjadi Berkah”. Beliau juga mengatakan : “Tidak Ada Kesuksesan Tanpa Kerja Keras, Tanpa Perjuangan serta Tanpa Ridho dan Do’a Orang Tua”.    

Senin, 31 Agustus 2020 jam 19.00–20.40 Wita telah dilaksanakan rapat dosen dengan agenda penugasan kepada dosen STIE Balikpapan untuk mengampu mata kuliah masing-masing Program Studi yaitu S-1 Manajemen dan S-1 Akuntansi pada Semester Ganjil Tahun Akademik 2020/2021.

Di samping penugasan tersebut, juga pengarahan oleh Drs. Santoso, S.H., M.H. selaku Ketua STIE Balikpapan berkaitan dengan pelaksanaan Kalender Akademik STIE Balikpapan Tahun Akademik 2020/2021.

 

 

           Untuk pelaksanaan pembelajaran di masa pandemik covid-19 tetap dilakukan secara daring khususnya kepada mahasiswa kedua program studi mulai semester III, V dan VII. Sementara untuk semester I dari kedua program studi tersebut, akan dicoba pembelajaran menggunakan metode Blended Learning (gabungan pembelajaran online dan offline) dengan cara membagi jumlah mahasiswa maksimal kurang lebih 20 orang per kelas serta tetap mengacu pada protokol kesehatan yang ditetapkan oleh Pemerintah Kota Balikpapan, guna menghindari penyebaran covid-19. Namun demikian pelaksanaan pembelajaran tetap akan menyesuaikan dengan edaran Pemerintah Kota Balikpapan.    

Pada hari Kamis, 3 September 2020 pukul 13.30-16.30 Wita untuk pertama kalinya di era pandemik Covid-19 STIE Balikpapan bersama dengan Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Kanwil V Republik Indonesia mengadakan seminar online (webinar) dengan tema “Undang-Undang Persaingan Usaha dalam Perspektif Ilmu Hukum dan Ekonomi”.

Moderator pada acara webinar tersebut adalah Drs. Bachtiar, M.M. (Wakil Ketua II Bidang Administrasi dan Keuangan STIE Balikpapan) dengan menghadirkan tiga Narasumber yaitu : Dinnie Melanie, S.H., M.E. (Komisioner KPPU RI), Drs. Santoso, S.H., M.H. (Ketua STIE Balikpapan) dan M. Hendry Setiawan, S.E., M.S.M. (Kepala Kanwil V KPPU RI).

          Acara webinar tersebut diikuti oleh 99 peserta yang berasal dari beberapa perguruan tinggi, unsur pemerintah Kota Balikpapan, dan perbankan antara lain : Kantor Perwakilan Bank Indonesia Balikpapan, BAPPEDA LITBANG Kota Balikpapan, Dinas Koperasi, UMKM & Perindustrian Kota Balikpapan, STIE Muara Teweh Kalteng, STIE Nusantara Sangatta Kutai Timur, Universitas Balikpapan, STIE Madani Balikpapan dan STIE Balikpapan.    

Pada hari Selasa, 1 September 2020 pukul 07.30-10.00 Wita STIE Balikpapan yang diwakili oleh Rudy Pudjut Harianto, S.E., M.Si. (Kepala Bagian Humas) menghadiri undangan Launching UMKM Care Center Balikpapan (UCCB) dan Webinar “Mengawal UMKM Eksis Di Era New Normal”. Hal tersebut dikarenakan STIE Balikpapan sebagai bagian dalam kepengurusan UMKM Care Center Balikpapan sebagaimana Keputusan Walikota Balikpapan Nomor : 188.45-170/2020 Tanggal 20 Mei 2020 tentang Pembentukan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah Care Center Balikpapan.

Hadir dalam acara tersebut yaitu : unsur Forkompimda, Kepala BAPPEDA LITBANG, MUI Kota Balikpapan, Kepala Dinas/OPD terkait, Camat se-Kota Balikpapan, Pimpinan Perbankan Kota Balikpapan, serta para Akademisi dari beberapa perguruan tinggi di Kota Balikpapan.

          Acara launching dan webinar tersebut dibuka langsung oleh Walikota Balikpapan (H.M. Rizal Effendi, S.E.) dengan memberikan arahan antara lain : “Pentingnya UMKM Care Center Balikpapan (UCCB) untuk ikut mengawal UMKM agar supaya bisa bangkit dan perekonomian bisa bergerak dan diharapkan melalui webinar hari ini diperoleh masukan-masukan baik dari Bank Indonesia dan OJK maupun dari Pemerintah bagaimana kita menangani UMKM agar tetap survive serta menyelamatkan perekonomian kita bersama”.